Tim Nasional Kosovo
Team sepak bola nasional Kosovo ( Albania : Kombëtarja e futbollit të Kosovës , Serbia : Фудбалска репрезентација Косова , diromanisasi : Fudbalska reprezentacija Kosova ) sebagai wakil Kosovo di sepakbola putra internasional. Dia dikontrol oleh Asosiasi Sepak Bola Kosovo , tubuh yang mengendalikan sepak bola di Kosovo.
Pada tanggal 29 November 1942, Kosovo untuk kali pertamanya dalam riwayat mainkan laga pertemanan untuk sisi dari perayaan HUT ke-30 Kemerdekaan Albania menantang Tirana [a] serta laga usai dengan kekalahan tandang 2-0 serta starting line- dari laga itu ialah Mustafa Daci, Ballanca, Ahmet Zaimi, Mazllum Xërxa, Veseli, Hajdar Hamza, Nebil Dylatahu, Ramadhan Vraniqi, Dobrica Barbaroga, [b] Bajrami serta Henci.
Pada tanggal 8 November 1967 Kosovo untuk kali pertamanya untuk propinsi otonom dari SFR Yugoslavia mainkan laga pertemanan menantang Yugoslavia serta laga usai dengan seimbang 3-3 serta line-up laga yang mengawali ialah kombinasi di antara Albania serta pemain Serbia untuk Milosavlević, Stevanović, Mušikić, Abrashi, S. Džukić, V. Džukić, Brovina, Hatibi, Radović, Prekazi serta Pindović, buat Yugoslavia laga ini adalah persiapan sebelum laga kwalifikasi UEFA Euro 1968 menantang Albania. Sesudah laga menantang Yugoslavia, Kosovo di tahun 1975 berperan serta dalam Kompetisi Persaudaraan serta Persatuan, yang diselenggarakan di Pristina serta Prizren, dimana dimenangi dalam semua empat laga kompetisi ini menantang Montenegro (2-0), Bosnia serta Herzegovina (2-1), Slovenia (2-0) serta Makedonia (1-0) dan ambil tempat pertama.
Pasukan Yugoslavia di pertandingan internasional seringkali mengikutkan pemain dari Kosovo, seperti Fadil Vokrri serta Stevan Stojanović. Tiga pemain sepak bola yang lain dari Kosovo, Fahrudin Jusufi , Milutin Šoškić serta Vladimir Durkovic , ialah sisi dari team Yugoslavia yang memenangi medali emas di Olimpiade Musim Panas 1960 serta medali perak di Piala Eropa 1960.
Pada tanggal 20 Januari 1993, Asosiasi Sepak Bola Kosovo tanda-tangani prosedur kerja sama dengan Perkumpulan Sepak Bola Albania serta dalam rangka prosedur ini ditetapkan untuk bermain pada 14 Februari laga pertemanan di antara Albania serta Kosovo, yang disebut laga pertama Kosovo berikut yang pecahnya Yugoslavia , [8] serta laga ini usai dengan kekalahan 1-3 serta line-up laga yang mulai itu Ahmet Beselica, Ardian Kozniku , Bardhec Seferi, Fadil Berisha, Gani Llapashtica, Genc Hoxha, Isa Sadriu , Kushtrim Munishi , Muharrem Sahiti , Sadullah Ajeti serta Selajdin Jerliu.[
Pada 7 September 2002, Kosovo untuk kali pertamanya sesudah Perang Kosovo mainkan laga pertemanan menantang Albania serta laga usai dengan kekalahan minimum 0-1 di kandang serta formasi pemain inti laga itu ialah Ahmet Beselica, Ardian Kozniku , Arsim Abazi , Besnik Kollari, Fadil Ademi, Faruk Statovci , Ismet Munishi , Mehmet Dragusha , Sunaj Keqi, Xhevdet Llumnica, serta Zenun Selimi. [11]
Salah satunya laga internasional penting ialah kemenangan 1-0 atas Arab Saudi yang dimainkan pada 15 Juni 2007. Ini ialah kali pertamanya Kosovo bermain menantang team yang sudah ambil sisi dalam Piala Dunia FIFA serta gol kemenangan diciptakan oleh Kristian Nushi dari sepakan penalti di menit ke-84. [12] Pada 22 April 2006, Kosovo mencetak kemenangan paling besar mereka, menaklukkan Monaco 7-1. Bila satu laga termasuk juga dimainkan sebelum Kosovo jadi anggota FIFA, score ini ialah hasil paling baik mereka.
Pada 17 Februari 2010, untuk kali pertamanya semenjak maklumat kemerdekaan Kosovo mainkan laga pertemanan menantang Albania serta laga usai dengan kekalahan 2–3 di kandang. Daftar pemain awal laga itu ialah Anel Rashkaj , Dukagjin Gashi, Enis Zabërgja, Fisnik Papuçi , Ilir Nallbani , Kushtrim Mushica , Liridon Kukaj, Robert Gjeraj, Shpëtim Hasani, serta Yll Hoxha. Laga ini mempunyai ciri-ciri amal sebab keuntungan yang disatukan dari tatap muka ini dikasih ke mereka yang terserang efek banjir di Shkoder.
Pada 6 Mei 2008, sesudah maklumat kemerdekaan dari Serbia , Kosovo melamar keanggotaan FIFA. Pada 24 Oktober 2008, aplikasi Kosovo diulas di Kongres FIFA di Zürich , saat Kosovo tidak diterima keanggotaannya di FIFA serta tidak bisa mainkan laga pertemanan sebab dipandang tidak patuhi klausal 10 statuta FIFA, yang cuma "berdiri sendiri" negara yang disadari oleh komune internasional "bisa diterima di FIFA. [15] Pada 22 Mei 2012. FIFA mengubah ketetapan yang mengatakan jika Kosovo bisa mainkan negara lain dalam laga pertemanan internasional sesuai Klausal 79 Statuta FIFA. [16]
Pada bulan September 2012, pemain internasional Albania Lorik Cana , bersama-sama pemain internasional Swiss Granit Xhaka , Valon Behrami serta Xherdan Shaqiri , semua dengan asal Albania Kosovo , menulis maklumat pada Presiden FIFA Sepp Blatter , meminta untuk meluluskan timnas Kosovo dibolehkan. untuk mainkan laga pertemanan. Maklumat ini diberi tanda tangan oleh delapan pemain Albania yang lain, datang dari Kosovo seperti Ahmed Januzi , Alban Meha , Armend Dallku , Burim Kukeli , Etrit Berisha , Fatmire Bajramaj ,Lorik Cana , Mërgim Mavraj serta Samir Ujkani. [17] Pada Mei 2012. Dalam satu tatap muka yang diselenggarakan, FIFA putuskan untuk meluluskan laga pertemanan dimainkan ketetapan itu selanjutnya ditarik sesudah protes yang dikeluarkan oleh Perkumpulan Sepak Bola Serbia. Beberapa pemain, khususnya Serbia Kosovo seperti Milan Biševac serta Miloš Krasić , terus bermain untuk Serbia. Tatap muka baru diselenggarakan di FIFA, pada 27 serta 28 September dimana permasalahan Kosovo diperkirakan untuk diulas, yang selanjutnya dipending sampai Desember.